11.23.2016

Traveling : Day 5, Backpacking Ke Hongkong, Macau, dan Shenzhen (Big Budha, Ngong Ping 360, Symphony Of Light)




25 September 2015
Biarpun kaki gempor gak menyurutkan niat kami ke Big Budha dan Ngong Ping 360. Masih berusaha bangun sepagi mungkin, siap2 dan ready to go! Ngong Ping sempat di tutup karena maintenance, sedih deh kirain gak bakal dapet kesini, tapi alhamdulillah masih rejeki, maintenance beres sebelum kami meninggalkan Hongkong. Walaupun rencana awal maunya hari ke-2 tanggal 22 September ke Ngong Ping, akhirnya diundur deh jadi hari ke-5. 

Big Budha dan Ngong Ping berada di Lantau Island, pulau yang sama dengan Disneyland Hongkong. Makanya klo buat itinerary biasanya mereka dijadiin satu hari yang sama. Pagi ke Big Budha dan Ngongping, siang sampe malemnya bisa main di Disneyland Hongkong, soalnya kalo malem ada pesta kembang api-nya, jadi seru.


Tian Tan Budha & Ngong Ping 360

Untuk menuju kesana kami menggunakan MTR dengan jalur sebagai berikut :

TST  -->  Lai King -->  Tung Chung (Exit B)

Tung Chung merupakan stasiun terakhir di jalur Tung Chung Line. Waktu tempuhnya kira2 1 jam lebih dari Guest House. Dan di Tung Chung Line kita langsung disambut dengan City Gate Outlet, salah satu pusat perbelanjaan yang konon kabarnya banyak jual barang branded diskon, dan murah. Okee karena masih pagi kita lewatkan dulu City Gate Outlet, luruskan niat ke Big Buddha.


Stasiun Cable Car di pagi hari. Masih tutup lah

Untuk sampai kesana bisa dengan Cable Car atau Bus. Berhubung masih kepagian, kami sampai sekitar jam 8.00 dan Cable Car baru beroperasi sekitar pukul 9.00, so kami memilih naik bus. Dari informasi yang saya baca, terminal bus seharusnya berada di sebelah Stasiun Cable Car, tapi berhubung lagi maintenance, jadi kami berjalan lebih jauh sedikit untuk ke terminal bus sementara, Bus yang menuju ke Ngong Ping yang No 23 ya.

Begitu naik bus karena masih pagi dan mengantuk jadi kami langsung tertidur pulas. Untung aja tidur, karena sebenarnya jalur perjalanan kami menaiki bukit/gunung kurang lebih 30 menit dengan kondisi jalan berkelak-kelok, klo gak tidur bisa pusing pala mabok darat nih. Alhamdulillah kami sampai dengan selamat di gerbang masuknya, dengan kondisi masih terhuyung-huyung mengumpulkan nyawa, tapi langsung siap-siap foto. Hahha


Gerbang masuknya Ngong Ping.
Baru berasa lagi di daerah Cina 😊

Pastikan kesini pagi-pagi yaa, jadi masih sepi dan segar udaranya


Jalan masuknya, masih syepi juga.
Di sebelah kanan ada pedagang minuman dingin dan souvenir

Kami merasa beruntung banget bisa kesini pagi-pagi, masih belum terlalu panas, dan masih sepi. Belum ramai sama rombongan tur lain. Wuaaah disini berasa banget budaya China, banyak patung-patung, dengan gerbang yang khas banget. 

Muka masih semangat nih, belum liat tangganya haha

Half way, dan sudah semakin deket ke pelatarannya

Menuju ke Big Budha kami harus melewati ratusan anak tangga, jangan dilihat tinggi dan jauhnya yaa. Lewati aja satu persatu anak tangga, sambil nikmati pemandangan diatas bukit yang asri, udaranya juga enak banget, seger. Oh iya tangga masuk ke Big Budha ini gratis, kecuali masuk ke museum di atasnya baru bayar HKD 60 dan itu udah include makanan vegetarian. Berhubung kami anak gratisan banget ^_^' jadi yaa langsung naik tangga aja, klo ada yang teriakin suruh bayar di bawah cuekin aja yak hihi.

Such a huge statue yaa
Di Thailand juga ketemu yang besar bgini, tapi gedean disini patung Budha nya

Wefie di bawah terik matahari *hot*

Sampai di atas wuaaah asli Giant Budha, besaar banget, katanya sampe bisa keliatan lho dari Macau. Pemandangan alam di sekitarnya juga baguus. Berhubung masih sepi jadi kami puas-puasin deh foto-foto disini. Selain Big Budha, juga ada 6 buah patung kecil yang mengelilingi Big Budha ini. Patung-patung tersebut dikenal dengan The Offering Of The Six Devas, karena membawa 6 hal yang dibutuhkan untuk masuk ke dalam surga dalam ajaran agama Budha.


Pemandangan dari atas sini
Cantik sekali

Ini patung The Offering Of 6 Devas


Puas berkeliling, hari makin panas dan rame juga, kami pun turun. Untung tangganya gak curam, jadi masih bisa slow lah turunnya. Samping kami banyak tamu yang baru naik, banyak juga orang tua lho. Jadi yang masih muda malu klo gak kuat ya. hehe

Sedia payung di segala kondisi
Untung turunnya gak curam yaa

Kami lanjut berjalan menuju Wisdom Of Path. Menuju kesana melewati hutan yang agak sepi, untung bertiga ama beberapa pengunjung lain *parno mode on*. Lumayan juga nih jalannya, sampe akhirnya terlihatlah Wisdom Of Path. Wisdom Of Path adalah batang kayu panjang berisi ukiran tulisan yang merupakan salinan Kitab Sutra ditancapkan tegak lurus membentuk jalur/path.


Wisdom Of Path


Merupakan batang kayu panjang berisi ukiran tulisan salinan Kitab Sutra


Cuma sebentar di Wisdom Of Path, karena ya cuma gitu aja koq. Puas foto-foto kami pun kembali melewati jalur ketika kami datang dan lanjut ke Po Lin Monastery. Po Lin Monastery adalah Biara besar, dimana posisinya seperti berhadapan arah dengan Big Budha. Tapi kali ini cuma Yeyek yang masuk, karena saya dan Utin udah gak kuat lanjut liat-liat ke dalem. Selain karena kaki nyut2an, juga karena fanaaas puol. Akhirnya saya dan utin istirahat di depannya aja, banyak kursi dan meja buat beristiharat, sambil menelan roti perbekalan.


Makin siang makin rame
Patung Budha ini mengarah ke Po Lin Monastery

Istirahat sudah so mari lanjut jalan lagi, tapi mampir di toko2 sekitaran sini, beli minuman dingin, dan lihat-lihat souvenir. Si yeyek juragan dupa, beli dupa-dupa besar disini, penasaran katanya. hehe. Kemudian lanjut ke Ngong Ping Village, karena ini satu2nya jalan menuju ke Cable Car buat balik ke Tung Chung Stasiun.


Suka cobain minuman aneh2
Yang ini sari tebu mix apa apaa gtu

Ngong Ping Village ini banyak penjual souvenir, makanan, dan minuman. Starbuck juga ada. Sempet mau beli Subway sandwich, tapi pramusaji-nya yang baik bilang tidak Halal, so kita keluar deh. Langsung ke Cable Car aja. Beli tiket dulu one way.


Sebelum beli tiket cable car foto2 dulu ama cable car-nya

Beli tiket yang one way aja

1 cable car bisa berisi sekitar 6-8 orang klo gak salah


Suasana di dalam cable car, nyaman sih klo aku
Cuaca lagi cerah juga soalnya

Ngong Ping Cable Car ini berjarak sejauh 5.7 km, sangat panjang lhoo dibanding cable car lain yg pernah saya naiki. Ada 2 pilihan Cable Car, yang biasa atau Crystal Cable Car (semuanya kaca bening). Yang Crystal harganya lebih mahal pastinya. Cuma yang phobia tinggi sangat tidak disarankan *colek Yeyek*. Pemandangan selama naik Cable Car ini memang menakjubkan, kita bisa melihat Lantau Island yang masih sangat hijau dengan pinggiran pantainya. Kurang lebih 25 menit lamanya kami sampai di Stasiun Cable Car di Tung Chung.


See no tiang penyangga dalam jarak sejauh itu
Kece laah

Cable car sebelah koq sepi yaa


City Gate Outlet

Perjalanan dilanjutkan dengan masuk ke City Gate Outlet. Pertama cari makan siang dulu di food court-nya. Muter-muter cari makanan halal, akhirnya memilih makan Nasi Ayam Khas Singapore gitu. Rasa dan harga lumayan, yang jelas mengenyangkan alhamdulillah. Habis makan lanjut berkeliling City Gate Outlet, dan berhubung harganya masih mahal menurut saya dibanding beli di Indonesia *HKD lagi naik banget waktu itu*, akhirnya gak beli apa-apa deh. Traveler satu ini kere bener ya. hahaha


Nasi Ayam Hainam
Ayamnya gendut dan berlemak *singkirin lemaknya*


Hongkong Disneyland

Hari makin siang menjelang sore, kami naik MTR lagi. Tujuan kami ke Disneyland Hongkong tentunya. Dari Tung Chung tinggal satu stasiun yaitu Sunny Bay, turun trus ganti MTR khusus ke Disneyland Resort. MTR-nya pun lucu banget dengan tema karakter Mickey Mouse. Sampai di stasiunnya semuanya serba Mickey Mouse. Lovely ^^


Motif di kereta menuju Disneyland
Lucuuuk Mickey Mouse

Sampai di dalamnya juga serba Mickey Mouse

Welcome to Hongkong Disneyland. Waah pengen banget masuk, tapi mengingat budget waktu, hari itu udah sore. Gak enak main bentaran doang disini. So kita cuma di luar aja deh. Next time insyaallah klo lebih longgar jadwalnya main disini deh. Amiin. Sayang banget udah jauh-jauh ke Hongkong gak Disneyland? Ah kalo saya sih gak, emang bukan penggemar berat taman bermain. Mental gak kuat main roller coaster 😣

Haaay Hongkong Disneyland
We're coming



Ini Stasiun MTR-nya
Masih bertema Mickey Mouse



Symphony Of Light at Avenue Of Stars

Dari Disneyland kami balik ke daerah TST lagi, ngejar mau lihat Symphony Of Light di Avenue Of Stars jam 8.00 malam. Tapi sebelum kesana kita ngebekel Pizza Halal, belinya di lantai dasar Chungking Mansion. Nama-nya lupa, yang jelas masuk dr pintu depan Chungking Mansion, di deretan kanan, agak masuk gitu. Dan Avenue Of Stars jadi rame banget penuh orang-orang yang mau lihat Symphony Of Light. Menurut saya pertunjukan ini biasa aja, hanya gedung-gedung yang menyala lampunya bergantian, dengan laser yang sinarnya gak wow, dan musik yang terdengar terlalu kecil. 

Kapal berlayar kuning itu Iconic Hongkong Harbour banget

Muka kucel tapi tetep semangat

Selesai dari Avenue Of Stars, karena saya masih penasaran ama kaos bertuliskan Hongkong, Utin masih pengen cari gantungan kunci, dan Yeyek masih mau cari tas, so kami masuk MTR lagi, dan jalan ke Ladies Market. Oh iyaa jalan menuju Ladies Market ini kami melewati sejalan yang banyak toko-toko produk make up korea, seperti Nature Republic, Tony Moly, Innisfree, dan Etude. Kami pun khilaf borong kuteks di Nature Republic karena lagi promo 😁.

Pulang dari Ladies Market langsung balik ke Guest House dan packing, besok waktunya pulang. Di Bandara pake drama rush hour pokoknya. Diceritain lengkapnya di Day 6 yaa.

Ini pengeluaran saya hari ini. Gak include belanja pribadi yaa. Btw MTR ke Disneyland Hongkong lebih mahal lho dibanding ke jalur lainnya, padahal jaraknya deket. Jadi agak menguras si Octopus. 😢

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...