3.23.2012

Jalan-Jalan Ke Pasar Mayestik Jakarta Selatan

Jalan-jalan ke Pasar tradisional waktu weekend adalah hal yang menyenangkan menurut saya. Padahal dulu waktu kecil saya gak suka banget tiap diajak ibu ke pasar tradisional. Aroma sampah lah, ayam lah, becek, kotor, dan lain sebagainya. Tapi sekarang justru suka dan asik, apalagi klo pasarnya bersih dan terawat. Karena biasanya murah dan lengkap. ^_^

Seperti sabtu kemarin saya ikut temen yang mau berburu kain kebaya untuk wisudanya ke Pasar Mayestik. Mumpung belum pernah n penasaran banget sama pasar famous di jakarta ini akhirnya saya pun mengikutkan diri ke Pasar Mayestik. Dengan menggunakan kendaraan umum sampailah kita di Pasar Mayestik dan ternyata pasarnya tetanggaan sama Pasar Puring dan Blok M.

Ntah tergolong pasar tradisional or bukan, tapi yang jelas disini banyaak sekali toko-toko kain dengan spanduk diskon gede-gede di tiap tokonya. 





Wuaaah surganyaa kain. Kalo belum ada bayangan mau kain yang seperti apa pasti pusing milihnya, cos semuanya cantik-cantik. Setelah pusing, bingung memilih, dan tawar menawar yg sangat alot, akhirnya pilihan kain temen saya jatuh pada brokat 2 warna gold dan ungu muda. Cantik sekali waktu dicoba warnanya di tangan. #drooling jadi pengen beli juga.


Dan untuk bustier/long torso dipilihlah kain dengan warna lebih berani, supaya bunga-bunga brokat warnanya hidup dan keluar.


Untuk penjahit kebaya, kita tinggal mengitari pasar lama yang tingkat, karena di pasar tingkat itu hampir semua isinya penjahit kebaya. Akhirnya temen saya memilih untuk menjahitkan kain brokatnya di Trend (something, maaf lupa nama tempatnya), karena hasil jahitan yang dipajang cantik-cantik. Pasarannya sekitar 250 rbu untuk jahit kebaya dengan variasi bentuk dan tambahan tile polos (exclude payet), serta 150 rbu untuk bustiernya. Penasaran deh sama hasil jahitannya, smoga sesuai dengan contoh yang kita bawa yaa. Nanti aku posting deh hasilnya. ^^

Selesai memilih kain dan ukur-ukur body untuk jahit, btw yang mau jahit itu 1 orang tapi yg heboh 4 orang, jadinya perut pada laper deh. Temen yang hapal banget ama Pasar Mayestik merekomendasikan sate ayam yang dagingnya gede-gede. Surprisingnya lagi ada sate telur ayam juga!! Sate dari telur ayam yang masih lunak, biasanya ayam betina klo di potong di dalam perutnya masih ada telur muda yang belum bercangkang. Itu favorit saya klo beli sate ayam di Bali, dan ternyata di Pasar Mayestik ada!! #terharuuu

Tapi sayangnya kita keabisan sate telur nya, cos ni sate super laris. Tuh akhirnya per orang kebagian 5 tusuk sate aja pake lontong. 


Tapi satenya emang manteb gedenya. Puas dan kenyang deh, walaupun masih penasaran sama sate telurnya. Hehe


Selain itu saya juga pesan es cincau hijau yang manis dan segar. Srupuuuut.


Ini dia pejuang kain kebaya hari ini, saya yang ambil fotonya, jadi gak bs ikutan narsis deh. Foto di depan tukang sate. Hihi


LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...