1.14.2017

Review Emina Sugar Rush Lipstick dan The Essential Skin Care Kit

Sudah kenal Brand Emina? Emina adalah brand local, diproduksi oleh satu perusahaan yang sama dengan Wardah dan Make Over, PT. Paragon. Dan kalo dilihat dari design-nya, Emina ini berkesan produk untuk teenager, karena kemasannya lucu2, didominasi warna-warna pastel yang manis. Tapi yang udah gak teenager masih bisa pakai juga koq, siapa sih yang bisa nolak produk lucu-lucu.☺


Saya dapat produk Emina ini dari menang post Instagram untuk event BBB Gathering kemarin. Yang didapatkan adalah sebuah pink goodie bag yang berisi Katalog produk Emina, eco bag, The Essential Skin Care Kit, dan Sugar Rush Lipstick. Ini kali pertama saya punya produk Emina, jadi yay so excited! "^o^"

1.10.2017

Traveling : Preparation Autumn in Korea November 2016

Setelah traveling series Hongkong selama 6 hari yang super seru. Next series kayaknya udah khatam banget rencana di otak mau kemana. Dini Travel Series goes to Korea Selataaaan yaaaay!! Korea Selatan ini negara impiaaan banget buat saya, I loooveee Korean Drama, Skincare & Makeup, dan Kpop juga walaupun sudah gak begitu mengikuti perkembangannya skarang. Dari lama sebenernya pengen kesana, tapi liat budget kayaknya masih belom bisa deh, karena kalo kesana pengen belanjaak yang banyak, terutama kosmetik dan skin care korea yang cantik2 itu.  Lagipula sayang klo cuma sebentar aja kan. 


Koq November 2016? Iyaa ini udah lewat travelingnya waktu musim gugur November 2016 kemaren, dan disini saya mau sharing mulai dari persiapan sampe cerita hari trakhir di Korea. Duh nulis ini aja masih super exciting >_<. Lalalala I'm so happy dan udah pengen ksana lagi. Hahaha. 


Travelmate kali ini paling rame, biasanya maks 4 orang, ini sampe 6 orang loh. 3 dari Jakarta dan 3 dari Bali (including me). Dari 4 musim di Korea, kami memilih autumn untuk kesana, karena autumn itu katanya musim tercantik di Korea. Yaa walaupun musim apa saja Korea akan selalu cantik buat dikunjungi sih, tapi daun berwarna warni merah kuning orange khas musim gugur itu buat kami wuaaah impiaaan ^o^. So kami memilih peak autumn November 2016 untuk kesana. Gak usah terlalu banyak berencana, kami nekat langsung beli tiket, mumpung promo sis, hihi.

1. Tiket Pesawat + Bagasi
Sempat galau antara Garuda atau AA. Tapi waktu itu AA lagi promo Maret 2016, dan Garuda Travel Fair belum mulai (biasanya April & Oktober). Trus kalo Air Asia penerbangannya bisa langsung ke Busan, jadi lah planningnya Denpasar - KL - Busan - Seoul - KL - Denpasar. Wuiih panjang dan lama penerbangannya, tapi sungguh gak berasa lho. Haha. 


Awalnya tiket yang kami beli via Traveloka adalah KL- Busan Rp. 878.100 gak termasuk bagasi (promo AA Free Seats di awal Maret 2016) untuk penerbangan tanggal 6 November 2016. Lain2-nya belum beli karena masih mahal. 8 Bulan jaraknya dari waktu flight, bisa nabung lah yaa selama jangka waktu itu. Bismillah aja pokoknya beli tiketnya, nekat dan yakin bisa kesana di tanggal tersebut. 

Lalu 2 minggu kemudian dapet info, temen iseng cek tiket Seoul-Denpasar lagi murah, gak pikir panjang langsung booking tiket via Traveloka lagi Seoul - Denpasar Rp 1.320.400 + bagasi @20 kg Rp 790.000. Itu super murah lho, karena itu harga untuk 2 kali penerbangan Seoul - KL dan KL - Denpasar flight through. Duit belom ada buat bayar, tenang pake CC, jadi bisa nyicil 3 kali lah hehe. Dan itulah alasan kenapa kami booking via traveloka, gak ada biaya tambahan walaupun pake CC.

Oke tiket tinggal kurang Denpasar-KL ya. Ini nih yg agak salah strategi, padahal waktu maret sempet di angka Rp 499.000 lho, tapi gak di booking karena mikir nanti mungkin nanti bakal turun atau ada promo lagi. Tapi saya salah ternyata harga terus naik sampe akhirnya saya terpaksa booking di bulan September 2016 dg harga Rp 789.000. Mahal ya, mau gak mau sudah mepet soalnya, sedangkan Oktober awal sudah harus urus visa.

Oh ya bagasi untuk Denpasar - KL dan KL - Busan setelah dihitung dan dibagi 3 jadi sekitar Rp 340.700 per orang. Jadi inilah rute penerbangan fix kami
Denpasar - KL                     4 November 2016    
KL - Busan                           6 November 2016
Seoul - KL - Denpasar       13 November 2016  
                      

2. Passport
Paspor saya sudah hampir berumur 5 tahun, tepatnya expired di 11 April 2017. Which is means 6 bulan sebelumnya saya sudah gak bisa pake lagi, dan itu adalah 11 Oktober 2016 *jedheer*. Panik dong saya, mana Oktober itu rencananya mau urus visa kan. Tapi bisa gak ya klo perpanjang paspor lebih dari 6 bulan sebelum expired? 

Untuk yang berdomisili di Jakarta gak bisa diperpanjang dengan passport biasa, tapi jadi e-passport, karena belum waktunya perpanjangan, sambilan biar laris e-passport nya hehe. Sedangkan yang di Bali atau daerah lain yg kanim-nya belum bisa buat e-passport, bisa diperpanjang sebelum waktunya. Alhamdulillah. 



Jadilah pertengahan September 2016 saya ke Kanim Denpasar yang di Renon, Bali untuk perpanjang passport. Prosesnya cukup cepat dan rapih, datang pagi isi form dan ambil nomor antrian. Lalu tunggu dipanggil untuk cek berkas. Berkas oke lanjut tunggu dipanggil untuk foto. Foto (sambil sedikit wawancara) selesai, dapet kertas untuk pembayaran di BNI. Rp 355.000 untuk perpanjangan *cmiiw*, dan 3 hari setelah pembayaran paspor baru sudah jadi dan bisa diambil di kanim, gampil kan urus ndiri.




3. Visa Korea

Ini nih yang baru buat saya, mengurus Visa. Sebelumnya banyak yang share tentang pembuatan Visa Korea, banyak yang happy tapi banyak juga yg sedih karena ditolak cintanya visanya. Saya pun juga dibuat galau masalah Visa, tapi akhirnya pasrah wis, kalo emang rejeki bisa kesana pasti lolos Visanya, tapi klo emang blom rejeki saya percaya rencana Allah pasti baik maksudnya *dalam hati mewek*.

FYI mengurus Visa Korea itu bisa nitip lho, gak pake wawancara per orang gitu. Banyak yang pake jasa agen travel terutama yang di luar Jakarta, tapi ada fee tambahan *wajar lah ya*, dan minimal tabungan yang diminta nominalnya gak sedikit. Berhubung tabungan saya minimalis pas ngepas, dan alhamdulillah travelmatte saya ada yg di Jakarta, jadi Visa diurus sama Utin & Arin. Semua berkas dilengkapin dan dikirim ke Jakarta, baru bareng-bareng bawa ke Kedubes Korea di Jakarta.

Ini yang saya lampirkan untuk mengurus Visa, ada yg gak wajib koq :



  • Form Visa
  • Foto 3.5x4.5 background putih
  • Paspor Asli + Copy (Paspor lama dan baru)
  • Copy KK, KTP, Akte, NPWP, BPJS
  • Copy SK kerja
  • SPT + Bukti laporan pajak
  • Rek koran 3 bulan trakhir (transaksi normal) + Surat referensi bank dalam bahasa Inggris (Permata 50.000 , BNI 150.000-250.000, BCA 50.000)
  • Surat keterangan pegawai + slip gaji
  • Print tiket pesawat + penginapan
  • Itinerary

Tanggal 5 Oktober ke- 6 berkas pengajuan Visa dibawa ke Kedubes dan diterima, biaya Visa Rp 544.000 *koq lebih murah ya?*. Selanjutnya doaa kenceeng biar status Visa segera di approved. Deg deg-an tanggal 10 Oktober iseng cek status Visa dan ternyata udah berubah jadi APPROVED!! WUAAAAK!! Saya spontan teriak di Kantor haha. Alhamdulillah Visa kami ber-6 approved *terharu*. 1 step closer ke negara impian, Koreaaa we're coming!!




4. Penginapan
Yang mau ke Korea, terutama ke Seoul, dan di peak season kayak saya, sebaiknya cari penginapan setelah dapet tiket pesawat deh, kalo gak mau keabisan penginapan lokasi strategis (deket ama pintu masuk ke Subway), kece, dan murah meriah. Booking lewat booking.com aja yg gak perlu bayar dulu, dan bisa free cancel. 

Kayak saya kmaren bulan April 2016 iseng cek penginapan di daerah Hongdae, ternyata yang lokasi strategis udah full booked/sold out. Super sekali, padahal November masih 7 bulan lagi. 

Untuk Busan akhirnya kami memilih di Haeundae Guest House, lokasinya cakep banget deket pintu masuk Subway, deket Haeundae Beach yang terkenal itu, deket mini market, Daiso dll dll. Love banget lokasinya. Harga per malam per orang 18.000 W (Rp 216.000)



Untuk Seoul kami menginap di seputaran Hongdae yaitu 1969 Guest House, lokasinya juga oke deket mini market, tapi dari pintu subway ke penginapan jalan lumayan sekitar 10 menitan, tapi karena jalan menuju penginapan lewat taman yang cantik jadi gak begitu berasa lah jalannya. Harga per malam per orang 13.500 W (Rp 162.000)

Di KL kita explore 1 hari. Awalnya mau ngemper di bandara KLIA2 haha, tapi tiba2 ada promo ulang tahunnya Tune Hotel, harga jadi turun banget. Kayaknya badan perlu tidur di kasur nih sebelum eksplore Korea so mari di booking aja Tune Hotel KLIA2. Per malam per kamar 88 Ringgit aja. Alhamdulillah rejeki yaa.




5. Destinasi Wisata
Naah ini nih yg godoknya lama, namanya pun 6 kepala yaa, sebenernya 4 kepala sih yg 2 mah ngikut aja, jadi banyak maunya dan pengen ke semua tempat dg waktu yang singkat ini *dasar maruk*. Ini itin kita yg real, aslinya mah lebih panjang dari ini, tapi terpaksa dicoret karena cuaca dingin.
Day 1 Flight Bali - KL, langsung ke Tune Hotel
Day 2 Batu Cave, Menara Petronas, flight to Busan *OMG*
Day 3 Busan (Gamcheon Culture Village, BIFF)
Day 4 Busan (Haeundae Beach, Yongdusan Park, Busan Tower, Gukje Market), KTX to Seoul
Day 5 Nami Island, Express Bus Terminal Underground Market
Day 6 Bukchon Hanok Village, Gyeongbokgung Palace, Gwanghwamun Square, Namdaemun Market, Myeongdong
Day 7 Ihwa Mural Village, Naksan Park, Seoul City Wall, Namsan Tower, Sindangdong Tteokbokki Town
Day 8 YG Entertainment, JYP, FNC, SM Entertainment, Coex Mall, Itaewon, Dongdaemun
Day 9 Ewha Univ, Hongdae
Day 10 Incheon - KL - Denpasar

Noted : Jangan ke pusat kota di hari Jum'at, Sabtu, Minggu. Biasanya demo besar-besaran, gak bisa lewat, kereta penuh

6. Transportasi
Di Korea transportasi udah enak banget, di Seoul & Busan subway udah bisa kemana-mana. Bus juga nyaman, asal tau nomornya. Selain itu ada KTX dan ITX juga yang akan dijelasnya lebih lanjut nanti ya. Jangan lupa beli T Money, biar naik Subway dan Bus tinggal tap aja ya. 




7. Pakaian Musim Gugur
Awalnya saya kira musim gugur bakalan sejuk-sejuk sekitar belasan derajat lah. Belakangan temen saya cek Accu Weather dan sampe di -4 C dong, mendadak panik. Langsung pesen long john, beli jaket tebel, kaos kaki tebel. Ama klo bisa sarung tangan yang kulit, biar gak nembus dinginnya. Selalu cek cuaca sebelum ke negara 4 musim yaa, karena suhu-nya surprising banget. 

Untuk Longjohn saya pesan online di Toko Djohan, cukup hangat, tapi lebih anget beli di Korea langsung. Kalo mau belanja di Korea setidaknya bekel 1 Longjohn deh dari Indonesia, sisanya beli disana ^_^;. Di Toko Djohan saya juga pesen legging all size yg menurut kemasan sih muat sampe size XXXL, tapi kenyataannya sesek bok ^_^; jadinya gak kepake deh *syebel*

Di Uniqlo juga banyak baju dan celana Thermal *semacam longjohn*, bisa jadi option kalo punya budget lebih. Tapi klo saya sih mending beli di Korea langsung hehe. Untuk jaket tebal banyak yang jual koq di Mall atau Online juga ada, tapi saya milih yang murah beli di Marlboro Shopping Street Bali alias pasar barang bekas, hehe, murah banget dan anget. Bawa 1 aja koq, kan sisanya mau belanjak di Korea aja.


8. Makanan Halal
Ke Korea pasti pengen wisata kuliner yaa. Saya pun juga begitu, cuma brani beli yang no meat, all seafood, atau ada keterangan Halalnya. Dan banyak infonya koq di Google, tinggal search aja. Beberapa yang kami datangi ada Eid di Itaewon, trus BOA di Hongdae, untuk street food surganya adalah BIFF di Busan dan Myeongdong di Seoul

Selain itu kita juga bekal mie instan dari Indonesia, rendang dan ikan asin bumbu pedas dari Mamanya Utin *makasi Ibu 💗💗*. Untuk nasi jangan sedih, gak perlu bawa rice cooker dan beras dari Indonesia, di mini market ada dijual nasi instant, tinggal diangetin di Microwave 2 menit, ting nasi hangat dan pulen siap disantap.

9. Money Exchange




Tuker disana atau tuker di Indonesia? Untuk di Bali agak susah cari tukeran Won, saya cuma berhasil nuker di temen itupun gak banyak. Sisanya saya titip temen tuker di Peniti MC Jakarta, disini sedia Won banyak. Jadi kalo yang dari Bali dan susah tuker Won, saran saya better bawa USD, karena rate USD disana oke koq. 

Atau yang mau tarik tunai disana, saya rekomendasi untuk tarik tunai kartu atm BCA kita pake mesin Shin Han Bank, karena ratenya waktu itu bisa lebih bagus dari pada tuker won langsung di Indonesia. Inget yaa wajib BCA dan ke mesin Shin Han, karena waktu coba ambil tabungan Permata di mesin Shin Han jatohnya mahal jauh ratenya *hiks*.


9. Bahasa
Gak bisa bahasa Korea takut nyasar? Gak perlu takut, bahasa Inggris dasar sangat bermanfaat koq. Dan juga bahasa Korea sedikit hasil rajin pantengin drama Korea, seperti "igeo eolmaeyo?" artinya "ini berapa harganya?" ahahaha.

10. Internet
Ada banyak pilihan mau internetan pake apa disana dan yang cukup banyak dipake adalah sewa egg wifi. Silahkan googling untuk tau lebih lanjut. Tapi saya memilih beli paket Olleh Wifi selama 4 hari, yang bisa connect ke semua lokasi yang dapet sinyal Olleh Wifi, dengan harga W 9.900. Belinya di C&U, semacam mini market gitu.



Kelebihannya murah & mudah, tapi gak di semua C&U jual. Coba-coba aja tanya kalo nemu C&U mini mart ya. Ini saya beli di C&U di Subway Busan Station, setelah sekian kali tanya di C&U lainnya gak ada yg tau paket ini. Haha. Trus gak semua lokasi dapet sinyal Olleh Wifi *sedih*. So just enjoy my vacation lah, masalah update ke sosmed bisa pas nemu sinyal aja, atau di Guest House. Jangan sampe sibuk cari sinyal, sibuk update, malah gak nikmatin momen di Koreanya.

Udah sekian dulu yang mau di share, puanjang yaa haha. Nanti lanjut ke cerita perjalanan kami disana. Already miss Autumn in Korea so badly >_<. 

Semoga bermanfaat.



1.07.2017

Beauty Review : Aiglowlashes Bulu Mata Palsu yang Cantik, Nyaman, dan Murah

Di Event Gathering Bali Beauty Blogger kemaren, saya dapat Goodie Bag dari sponsor, yaitu segepok fake eyelashes dari Aiglowlashes. Segepok? Iyaak betuul gak salah baca koq. Alhamdulillah seneng sekaligus bingung. Seneng karena eyelash nya cantik-cantik bangeet ❤❤. Dan bingung karena saya udah lama gak pake bulu mata palsu *disingkat jadi bulmatsu aja ya*. Jadi masih bisa masang gak ya? *tiba2 deg deg an*.


1.02.2017

Event Report : Beauty Class with Wardah Bali

Wardah merupakan salah satu pelopor kosmetika Halal di Indonesia. Dan kualitasnya juga oke banget lhoo, makanya walaupun tergolong merek baru *iyaa gak selama merek Viva hehe* tapi nama Wardah udah terkenal banget se-Indonesia. Makanya seneng banget waktu Wardah Bali mengundang Bali Beauty Blogger untuk Beauty Class *Yeaaay*. Soalnya acara begini biasanya kan adanya di Jakarta or Surabaya. Dan sekarang di Bali ^o^.


Super pretty 💓💓

12.31.2016

Event Report : Bali Beauty Blogger First Gathering 2016

Gak kerasa udah sampe di penghujung tahun 2016 ya. Udah banyak hal yang terjadi setahun kebelakang ini, ada yang menyedihkan dan menyenangkan juga. Semoga hal-hal baik untuk tahun 2017. Amiin.


Tanggal 23 Desember 2016 kemarin, Bali Beauty Blogger mengadakan first gathering. Acara ini berawal dari saran Dewa Ayu Inda, salah satu anggota komunitas, ingin mengadakan kumpul bareng dan dinner di akhir tahun. Karena selama ini kan kami kenalnya lewat blog, sosmed, chatting, dan kadang ketemu klo lagi ada event. Biar bisa kumpul semua, saling kenal, dan lebih terkelola komunitas ini kedepannya mau seperti apa. Dari ide tersebut ternyata semua anggota sangat antusias, mulailah para panitia menyusun acara, mencari sponsor, dan akhirnya terlaksanalah event pertama kami. Gak disangka alhamdulillah pecaaah dan seru deh acaranya, dengan bertabur hadiah dari para Sponsor. Seperti apa sih acaranya? Yuk baca lebih lanjut.

12.29.2016

Review Dermavita Facial Di Miracle Aesthetic Clinic Denpasar

Sebelumnya saya sudah pernah share bahwa saya menghadiri Press Conference Miracle dalam rangka ulang tahun mereka yang ke-20. Dan dari acara tersebut saya mendapatkan kesempatan untuk mencoba Dermavita Facial di Miracle. Sebenernya saya bukan yang tipe rajin facial di Klinik Kecantikan or Salon. Seumur-umur paling baru 2 kali, dan keduanya di Klinik Kecantikan yang berbeda. Haha. So di Miracle ini adalah kali ke-3 saya mencoba Facial, and I looove it. Why? Yuks lanjutin bacanya.


Dekorasi di dalam. Cantik yaa

12.27.2016

Traveling : Day 6, Last Day In Hongkong

Last day in Hongkong!! Sediiih, maunya sih bisa lebih lama lagi, tapi bekel udah tipis. Berhubung penerbangan siang sekitar jam 15.45 jadi paginya bisa mampir2 belanja deh deket2 penginapan aja. Tapi sebelum pergi, kita packing2 dulu sekalian check-out, berangkat 1 koper longgar, pulang jadi 2 koper full. Khilaf maak. Setelah check-out, koper masih kita titip di guesthouse, tenang aja titip koper gratis koq, karena agak pegel klo jalan2 dengan geret2 koper yaak *kibas hijab*


Packing2 ^o^

11.23.2016

Traveling : Day 5, Backpacking Ke Hongkong, Macau, dan Shenzhen (Big Budha, Ngong Ping 360, Symphony Of Light)




25 September 2015
Biarpun kaki gempor gak menyurutkan niat kami ke Big Budha dan Ngong Ping 360. Masih berusaha bangun sepagi mungkin, siap2 dan ready to go! Ngong Ping sempat di tutup karena maintenance, sedih deh kirain gak bakal dapet kesini, tapi alhamdulillah masih rejeki, maintenance beres sebelum kami meninggalkan Hongkong. Walaupun rencana awal maunya hari ke-2 tanggal 22 September ke Ngong Ping, akhirnya diundur deh jadi hari ke-5. 

Big Budha dan Ngong Ping berada di Lantau Island, pulau yang sama dengan Disneyland Hongkong. Makanya klo buat itinerary biasanya mereka dijadiin satu hari yang sama. Pagi ke Big Budha dan Ngongping, siang sampe malemnya bisa main di Disneyland Hongkong, soalnya kalo malem ada pesta kembang api-nya, jadi seru.


9.20.2016

Traveling : 10 Benda Wajib Dibawa Saat Traveling

Pernah gak sih lagi traveling tapi lupa bawa suatu barang, trus bikin kapok banget dan jadi pelajaran biar selanjutnya wajib nih barang nemplok ama kita? Klo saya pernah beberapa kali. Kayak lupa bawa obat sakit kepala, itu gak enak banget. Jalan-jalan yang harusnya happy jadi pusing, bad mood, dan menular ke travelmate. Trus pernah lupa bawa payung dan pas banget kena hujan, jadinya numpang payung ama temen, si payung gak nampung dong, dan jadi basah semua malahan. Duh jadi ngerepotin ya


Makanya saya coba catet disini beberapa barang yang menurut saya loh yaa wajib banget dibawa klo sedang bepergian. Baik di dalam maupun luar negeri. Yang dasar-dasar aja, tambahan lainnya bisa disesuaikan dengan tujuan ataupun cuaca ya.

9.09.2016

Traveling : Day 4, Backpacking Ke Hongkong, Macau, dan Shenzhen (Causeway Bay, The Peak Tram, Sky Terrace)



24 September 2015
Hari ini adalah Hari Raya Idul Adha, dan ini adalah kali pertama saya Idul Adha di negara orang. Berhubung saya aja yang Sholat Ied, jadi pagi2 udah harus mandi dan siap2 ke Mesjid Kowloon. Masjid Kowloon ini terletak deket banget ama Golden Crown Court Building. Tepatnya keluar gedung tinggal nyebrang doang. Alhamdulillah 

Masjid Kowloon


Masjid Kowloon, tinggal nyebrang n jalan dikit dari Guest House

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...